Ada, Keberadaan, Mengada [multiklatif]
Tidak jarang tiap kali bercermin yang terlintas di pikiran saya adalah jargon keberadaan, eksistensi, existense. Itu saya pikirkan sampai tertawa. Dan saya baru ingat saya harus lekas menuliskannya, hingga teks ini berada dalam weblog.
Maksud saya mengapa kita menjadi berada dan eksis dalam dunia fana dengan kebenaran yang multiklatif. multiklatif?
Tid~k j~r~ng ti~p k~li bercermin y~ng terlint~s di pikir~n s~y~ ~d~l~h j~rgon keber~d~~n, eksistensi, existense. Itu s~y~ pikirk~n s~mp~i tert~w~. D~n s~y~ b~ru ing~t s~y~ h~rus lek~s menulisk~nny~, hingg~ teks ini ber~d~ d~l~m weblog.
M~ksud s~y~ meng~p~ kit~ menj~di ber~d~ d~n eksis d~l~m duni~ f~n~ deng~n keben~r~n y~ng multikl~tif. multikl~tif?
Tid~k j~r~ng ti~p k~li bxcrcxcrmin y~ng txcrlint~s di pikir~n s~y~ ~d~l~h j~rgon kxcbxcr~d~~n, xcksistxcnsi, xcxistxcnsxc. Itu s~y~ pikirk~n s~mp~i txcrt~w~. D~n s~y~ b~ru ing~t s~y~ h~rus lxck~s mxcnulisk~nny~, hingg~ txcks ini bxcr~d~ d~l~m wxcblog.
M~ksud s~y~ mxcng~p~ kit~ mxcnj~di bxcr~d~ d~n xcksis d~l~m duni~ f~n~ dxcng~n kxcbxcn~r~n y~ng multikl~tif. multikl~tif?
Lihat ini saya sebut sebagai kebenaran yang labil. Kebenaran dalam teks tidaklah absolut. Ketika ia lepas dalam wujud yang biasa, ia tetap terbaca dengan makna yang sama. Saya hanya menghilangkan beberapa huruf yang sama dan menggantinya dengan karakter yang berbeda dengan susunan yang serupa.
Tidak jara)g tiap kali b@rc@rmi) ya)g t@rli)tas di pikira) saya adalah jargo) k@b@radaa), @ksist@)si, @xist@)s@. Itu saya pikirka) sampai t@rtawa. Da) saya baru i)gat saya harus l@kas m@)uliska))ya, hi)gga t@ks i)i b@rada dalam w@blog.
Maksud saya m@)gapa kita m@)jadi b@rada da) @ksis dalam du)ia fa)a d@)ga) k@b@)ara) ya)g multiklatif. multiklatif?
Baiklah, Anda paham sekarang apa itu multiklatif? Saya meminjamnya dari kata multi dan menempatkan kata spontan muncul dari bayangan otak saya: “klatif”. Teks-teks yang saya buktikan kelabilannya itulah multiklatif. Proses dekonstruksi menghasilkan wujud yang baru dengan makna yang sama bahkan tidak sekalipun hadir dalam jargon baru.
Multiklatif
Tidak jaraëᇢ㡭ҿg tiap kali bercermiëᇢ㡭ҿ yaëᇢ㡭ҿg terliëᇢ㡭ҿtas di pikiraëᇢ㡭ҿ saya adalah jargoëᇢ㡭ҿ keberadaaëᇢ㡭ҿ, eksisteëᇢ㡭ҿsi, existeëᇢ㡭ҿse. Itu saya pikirkaëᇢ㡭ҿ sampai tertawa. Daëᇢ㡭ҿ saya baru iëᇢ㡭ҿgat saya harus lekas meëᇢ㡭ҿuliskaëᇢ㡭ҿëᇢ㡭ҿya, hiëᇢ㡭ҿgga teks iëᇢ㡭ҿi berada dalam weblog.
Maksud saya meëᇢ㡭ҿgapa kita meëᇢ㡭ҿjadi berada daëᇢ㡭ҿ eksis dalam duëᇢ㡭ҿia faëᇢ㡭ҿa deëᇢ㡭ҿgaëᇢ㡭ҿ kebeëᇢ㡭ҿaraëᇢ㡭ҿ yaëᇢ㡭ҿg multiklatif. multiklatif?